Rabu, 25 Mei 2011

Taman-Taman Orang Sholeh / Sholehah

Prolog : Sore itu Aisya masih asyik di depan laptop. Mengumpulkan kata-kata yang berserakan, kemudian merangkainya menjadi bermakna. Intinya, Aisya lagi menulis sekaligus mengerjakan tugas yang harus dikumpulkan hari Ahad besok. Saat sedang asyik-asyiknya, tiba-tiba ada HP Nokia 5300-nya bergetar hebat (tapi ga nyampe terjadi gempa :D). Nomor asing. “Assalamu’alaykum..” “Wa’alaykumsalam warahmatullahi wabarakatuh..” Jawab suara di belahan bumi sana. Suara yang begitu Aisya kenal. Kemudian, “Ukh… segera ke…. Sekarang! Pengganti agenda besok… Afwan, jarkom ternyata tidak sampai… bla… bla… bla…” Aisya pun segera menjawab, “Oke ukh, segera meluncur!” Laptop langsung di-stand by, siap-siap, memasukkan beberapa peralatan penting ke dalam tas (payung, dompet, bolpoin, note kecil, mushaf, dan dompet). Langsung bergegas menyambut seruan!!! Wah, penting juga ya berSIAP SIAGA!!! Tidak sampai 15 menit kemudian sudah sampai di lokasi. Sebelumnya memang sudah pernah bertandang di markas ini, waktu belajar tahsin bersama Ustadz Hasan Hartanto. Alhamdulillah, acaranya baru sampai pembacaan tilawah. Berikut inspirasi yang berhasil Aisya torehkan dalam note kecilnya.
***
Sebelum memulai materi, ustadz Ridwan bertanya, “Apa problematika terbesar bagi diri Anda?”
Beberapa ummahat menjawab.
Lantas, ustadz pun menyampaikan, “Masalah terbesar dalam kehidupan ini adalah apakah kita bisa masuk surga atau tidak!”
Landasan Syar’i
“Sesungguhnya orang-ornag yang beriman dan beramal shaleh, bagi mereka adalah Surga Firdaus menjadi tempat tinggal.” (Q. S. Al Kahfi [18] : 107)
Jenis Taman Surgawi dan Penikmatnya
Sesuatu yang kita yakini dan kita senangi, maka kita harus mengenalnya.
Kita merindukan Allah, maka kita harus mengenal Allah
Kita mencintai Rasulullah SAW, maka kita juga harus mengamalkan sunah-sunah beliau.
Segala sesuatu dimulai dari At-Ta’aruf (pengenalan), termasuk kita mengenal surga, Semua menginginkan menjadi penghuni surga kan? Makanya, harus tahu/mengenal surga itu. Terdapat 7 tingkatan surga :
1.Surga Firdaus
Surga Firdaus diperuntukkan bagi :
a.Peshalat yang khusyu’
b.Orang-orang yang produktif dalam beramal sholeh (jauh dari al-laghwu)
c.Orang-orang yang komitmen berzakat
d.Orang-orang yang menjaga kemaluannya
e.Orang-orang yang konsisten dengan shalat
f.Orang-orang yang komitmen dengan amanah dan janji
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itulah yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi Surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya ” (Q.S. Al Mu’minun [23] : 1-11)

2.Surga Ma’wa
Surga Ma’wa diperuntukkan bagi :
a.Orang-orang yang senantiasa berdzikir
b.Orang-orang yang bersifat tawadhu’
c.Orang-orang yang komitmen untuk shalat malam
d.Orang-orang yang komitmen dalam beriman dan beramal shaleh
e.Para dermawan
Jauhilah sifat sombong (At Takabur). Dua komponen utama sifat sombong : meremehkan orang lain dan menolak kebenaran.
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami adalah orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami) mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhan-nya, sedang mereka tidak menyombongkan diri. Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Tuhan-nya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Maka apakah orang yang beriman (sama) seperti orang yang fasik (kafir). Mereka tidak sama. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalehm maka bagi mereja surga-surga tempat kediaman sebagai pahala terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Q.S. As-Sajdah [32] : 15-19)

3.Surga 'Adn
Surga 'Adn diperuntukkan bagi :
a.Orang-orang yang komitmen dalam beriman dan beramal shaleh
b.Orang-orang yang rela terhadap ketetapan dan ketentuan Allah SWT
c.Orang-orang yang memiliki khasyyatullah (perasaan takut kepada Allah)
“ Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka adalah Surga ‘And yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagii orang yang takut kepada Tuhannya.” (Q.S. Al Bayyinah [98] : 7-8)

4.Surga Na’im
Surga Na’im diperuntukkan bagi: para Al Muqarrabin (Orang-orang yang dekat dengan Allah).
Cara mendekat (taqarub) yang disebutkan Rasul adalah ketika sujud. Maka, perbanyaklah doa pada waktu bersujud.
“Adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang yang didekatkan (kepada Allah), maka dia memperoleh ketentraman dan rezeki serta surga kenikmatan”(Q.S. Al-Waqi’ah [56] : 88-89)

5.Surga Dar Muqamah
Surga Dar Muqamah dinikmati oleh orang-orang yang kebaikannya lebih dominant daripada kesalahannya.
Tiga tipologi manusia :
a. Kebaikan < kebaikan b. Kebaikan = kesalahan c. Kebaikan > kesalahan
“Kemudian kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri, dan di antara mereka ada yang pertengahan, dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian ini adalah karunia yang amat besar. (Bagi mereka) Surga ‘Adn, mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya adalah sutra. Dan mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya, di dalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu (Q.S. Fathir [35] : 32-35).

6. Surga Maqam Amin
Surga Maqam Amin diperuntukkan bagi orang-orang yang bertaqwa
”Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam tempat yang aman, yaitu di dalam taman-taman dan mata air-mata air (Q.S. Ad-Dukhan [44] : 51-52)

7.Surga Darus Salam
Surga Darus Salam diperuntukkan untuk orang-orang yang melakukan kebaikan “Allah menyeru manusia ke Darus Salam (surga) dan menunjuki orang yang dikehendakiNya kepada jalan yang lurus (Islam). Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak pula kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya (Q.S. Yunus [10] : 25-26)

Nuansa Panorama Taman Surgawi
1.Nuansa Taman Alam Surga
“Sesungguhnya di dalam surga terdapat sepotong pohon, di mana bayang-bayang pohon itu jika ditempuh oleh seseorang yang bepergian dengan mengendarai kendaraannya membutuhkan waktu seratus tahun tanpa henti.” (H.R. Muslim)
Hadist di atas menggambarkan bahwa surga itu LUAS!!!
2.Cuaca Taman Surga
“Di dalamnya mereka duduk bertelekan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan. (Q.S. Al Insan [76] : 13)
Sejuk, tidak ada yang bekerja, semuanya beristirahat
3.Menu di Taman Surga
“Apakah perumpaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring, dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya. (Q.S. Muhammad [47] : 15)
4.Tipikal Sang Bidadari
“Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.” (Q.S. Ar Rahman [55] : 56)
Bidadari yang dimaksud adalah yang pandangannya hanya untuk suaminya

Ibroh :
1.Penggambaran tentang surga membuat kita rindu kepadanya
2.Allah berbahasa dengan bahasa standar manusia dalam menggambarkan keindahan surga lewat firman-firmanNya.
Semoga kita menjadi bagian dari penghuni surga…
Aamiin…
***
Epilog :
Pada akhirnya setiap orang beriman akan masuk surga. Begitu statement terakhir dari ustadz. Perlu digarisbawahi : PADA AKHIRNYA!!! Sedangkan saat ini, kita tidak tahu seperti apa akhir dari hidup kita. Masih MISTERIUS. Bisa jadi saat ini kita sedang dalam kondisi iman yang bagus, tapi kita tak bisa menjamin, pada akhirnya nanti kita seperti apa. Bisa jadi malah dalam kondisi tak beriman. Naudzubillah… Mari terus memperbaiki diri. Terus berproses menjadi perindu surga, hingga pada akhirnya nanti… kita akan berkumpul bersama di surgaNya. Semoga! Aamiin..
Tasqif kali ini berakhir setelah adzan Maghrib berkumandang. Kemudian kami iftor bersama dalam balutan ukhuwah yang indah..
Kami merindu menjadi orang-orang shaleh…
Kami merindu memasuki surgaMu, ya Allah…

Ya Allah, bimbing hamba agar senantiasa istiqomah di jalanMu…
Continue Reading...

Hayo Siapa Yang Punya Pesbuk, Digunakan Untuk Apa..?

Sob,,,Udah berapa lama punya jejaring sosial yang namanya fesbuk???
Waaahh..udah lama ukh….
Mh.mhm…baru ko uni…baru 1 tahun….ato…
Baru kemaren ukh…

Yah…berapa lamapun waktu yang telah kita habiskan untuk dan dengan fesbuk…pastinya beda-beda dong…akan tetapi sudah kah kita bertanya pada diri sendiri, sebenarnya kita bikin fesbuk untuk apa?ngapain harus capek-capek bikin fesbuk toh udah ef es ini ato email dan yg lain ini??

Jujur nih saya sendiri awalnya bikin fesbuk gara-gara salah seorang kakak angkatan waktu di FE UNP dulu. Karna udah jarang ketemuan, pas di Tanya ‘un…ada ef-es ga?’ di jawab ‘engak..adanya Cuma fesbuk yon…’, nah semenjak itulah saya langsung sign up ke fesbuk…

Tapi beringan waktu saya jadi mikir, sebenarnya saya ngegunain fesbuk untuk apa sih. Apa Cuma mo menyambung silaturrahim yang sempat terputus dengan beberapa sodara saja?ato Cuma buat iseng2an aja sih?ato karna sesuatu yang saya sendiri juga ga tau apa?

Hingga suatu saat saya diskusi sama salah seorang akhwat yang berbeda harokah…begini ceritanya:
Temen :“subhanallah anti tambah sehat aja nih keliatannya, walaupun lagi skripsi??”
Saya : “Alhamdulillah ukh, yang penting hati seneng aja, kalo pun ada masalah yaah positive thinking aja ma ketetapan Allah, ye ga??”
T : “bener ukh…ana sepakat deh. Btw, skripsi anti dah nyampe mana nih?
S : “hm,,ntar aja deh ya nanya yang ini, sesi berikutnya aja. Lagi ga mood bicarain skripsi nih ukh… oia, gimana ane dah punya fesbuk anti bikin juga lah? Masak jaman sekarang ga punya sih..”. ane sok belagu nanya yg beginian sama dia.
T : “ga ahh, masih banyak yang perlu ana kerjain ketimbang fesbukan. Lagian itu kan produknya yahudi, ga tega ana sama sodara2 di Palestina sana…”

Pas denger temen saya ngomong gitu, langsung aja saya kasih informasi mengenai fesbuk, yg pastinya ga bisa di terangin disini deh, sampe akhirnya dia nyerah.

T : “ok kalo gitu, tapi sebenarnya niat anti untuk bikin fesbuk itu apa?kalo Cuma silaturrahim kita bisa ketemuan atawa smsan or chet aja. Apa Cuma mau gagahan2 aja, ngasih tau ke orang banyak anti lagi ngapain gituh…iiihh cemen banget sih kyk anak kecil yang kurang di perhatiin.”
T : “ato Cuma mau riya aja anti ngasih status terhadap apa yang anti udah lakukan untuk ummat ato pura2 mentausiyahi mereka gituh.” Ga Cuma nyampe disini aja…”aha,,, atau jangan2 ada seseorang yang selalu anti tunggu ke datangannya saat online, begitu???”. Astaghfirullah,,,ukhti istighfar anti.”
S : setelah sekian lama diem ngedengar penjelasannya…”astaghfirullah…ga banget tuh ukh yang terakhir…astaghfirullah, bukankah Rasulullah juga menganjurkan kita untuk menjaga silaturrahim dan saling mengunjungi saudara yang lainnya. Paling ga kalo pun ane ga bisa kerumah mereka ane tahu kondisi mereka melalui status. Bisa menguatkan kalo ada yang lemah, bisa mengingatkan kalo ada yang salah ato khilaf…hanya itu”…

Tapi sempat terpikirkan juga dan ber Azzam…

Ok…MULAI DETIK INI SAYA AKAN MEMBUAT FESBUK INI BERBEDA DARI YANG BIASANYA…

HARUS PERBANYAK TULISAN
APAPUN ITU YANG PENTING BERMANFAAT BAGI DIRI KU DAN ORANG LAIN TENTUNYA…

HARRRUUUUUUSSSS

How about u sob,,,???
Continue Reading...

Akhwat Meneh

Akhwat itu…(antara khayalan n beneran)

Akhwat itu…
Jilbabnya lebar
Sapa dan salam selalu di tebar
Ketahuan mau ngaji jalannya pada nyebar
Hehehe…takut ketahuan kali….sabaaar


Akhwat itu…
Orangnya sabar
Dapet musibah tetep senyumnya lebar
Kalo ngaji suaranya bergetar
Saat aksi semangatnya menggelegar

Akhwat itu…
Pandangannya selalu terjaga
Kalo jalan kenceng n tergesa-gesa
Janjian sama ikhwan ga mau berdua aja
Katanya ‘takut ada yang ke tiga’…haha

Akhwat itu…
Menyibukkan diri sebagai dai
Sampe lupa nuker kaos kaki
Padahal baunya udah nauzdubillahi
Hati-hati ntar binaannya pada pergi…

Akhwat itu…
Pedenya lumayan tinggi
Pake baju rapih walaupun tabrak sana-sini
Katanya ‘yang penting tetep syar’i’

Akhwat itu…
Selalu percaya ketetapan dr Illahi Rabbi
Walau medan da’wah berat tetap di jalani
Katanya ‘hanya berharap ridho Illahi’
Ok…semoga Allah berkahi…

Akhwat itu…
Sebagian besar adalah aktivis
Walau dompet tipis dan bikin hati miris
Tetep tersenyum walaupun hatinya nangis gerimis
Ishk…ishk…ishk…

Akhwat itu….
Huufff….tolong disambung gan!!!
Continue Reading...

Ayo Menikah

NIKAH…NIKAH DAN MENIKAH…..
beberapa waktu ini saya dapet beberapa undangan dari beberapa temen...ini bukan undangan rapat, bukan juga undangan dari pemerintah apalagi undangan penyitaan....(wuaaahh ga deh)...tapi ini adalah undangan yg membuktikan pertanggungjawaban mereka terhadap salah satu sunnah Rasulullah, bentuk pertangungjawaban terhadap slogan yg sering mereka umbar..."berjuang sepenuh dien"...yah undangan pernikahan. kalo ga salah sampe bulan mei depan ada undangan 6-8,,,ini masih undangan gy dah pasti, belum undangan yg nanti akan menyusul...oohh God...berarti saya harus menyisihkan cepek-an saya untuk menghadirinya...

pembaca: yah ga ikhlas doong?
saya:bukan gituh...tp itu hanya batu sandungan kecil bg orang kecil spt saya..(gede kaleee...he)
pembacca:syukur dah...
saya: :)

ok kembali ke topik utama...menikah...nah tmen2 jgn takut kalo berbicara tentang topik yg satu niih...kita (yeee...kita...situ aja kalii) yg blom nikah jg berhak ko u mengulas masalah ini...maksudnya berbicara mengenai pernikahan bukan hanya hak prerogatif dr mereka yg udah nikah...u kita yg lajang juga boleh ko...insyaallah ga bayar....

pembaca: iy percaya
saya:makasiih

##Menikahlah Karena Allah##
yang ini udah pasti adalah kunci kebahagiaan setelah menikah, kalo ga karna Allah SWT truz karna apa dong yaahhh. Innamal a’malubinniaat....pastinya temen-temen lebih paham dari pada saya mengenai Hadist yang pertama ini, intinya apa yg kita niatin di awal pasti itu yang akan kita dapetin nanti dan beruntunglah bagi orang yang niatin nikah hanya karena Allah dan merugilah orang yang mempunyai niat selain itu.

Sungguh temen-temen...hanya Allah yg layak kita tempatkan di urutan pertama dalam hati kita setelahnya yaah up to you deh. Selain itu Allah itu sesuai dengan prasangkan hambanya, so jika kita telah meniatkan menikah karnaNya maka Allah adalah tebusan bagi kita tapi tentunya tergantung bagaimana kita nanti menjalankan niat yg kita bangun tadi.

Ingetlah orang yang akan menikah aja ada janji dari Allah apalagi yang udah menikah... ga percaya...nih janji dari Allah bagi orang yg bakal nikah :
1. "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)". (An Nuur : 26). Nah sebaik apakah diri kita saat ini ???

2. "Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (An Nuur: 32).
3. "Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya". (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160).

4. "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir". (Ar Ruum : 21).

5. "Dan Tuhanmu berfirman : 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina' ". (Al Mu'min : 60).

6. "Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat". (Al Baqarah : 153)
Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan shalat. Tentunya agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Juga harus shalat sesuai Sunnahnya dan terbebas dari bid'ah-bid'ah.

7. "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan". (Alam Nasyrah : 5 - 6) Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat Alam Nasyrah.

8. "Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu". (Muhammad : 7)
Agar Allah Tabaraka wa Ta'ala menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfak di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian, dll. Dengan itu semoga Allah menolong kita.

9. "Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa". (Al Hajj : 40)

10. "Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat". (Al Baqarah : 214) Itulah
janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.


##Menikahlah maka Engkau akan kaya##
kayaknya slogan ini ato kalimat ini dah ga asing lagi deh ya buat kita, hampir dari sebagian orang yang mau menikah terutama yang muslim make landasan ini sebagai landasan teoritisnya dalam proposalnya....

pembaca: ha...emang gituh ya???

Saya: Yah ga tau juga sih baru nebak doang....he...

Pembaca: yaaah kiraiiiin...

Saya: kirain jugaaa.....

Yang harus digaris bawahi disini adalah kata-kata KAYA...nah jangan pernah mengartikan dan mengukur KAYA itu hanya dari Materi atao duit ajah... mari kita generalisasikan KAYA dari sudut mana aja...dari mazhab mana aja en dari bagian mana ajaa...makna kaya bisa saja sama dengan tambah dewasa, tambah syukur nikmat, tambah bahagia, tambah kerjaan, tambah pikiran....he yg terakhir ga serius tuh....pokoke tambah segala-galanya deh terutama yg baik...pokoke sence of good personality terasah kayaknya.

Tapi sepertinya mang bener deh ya, disaat seseorang telah menikah maka yang harus bertanggung jawab atas dirinya dan keluarganya adalah dia, dengan cara apapun dan bagaimanapun mereka akan berusaha untuk berbuat yang terbaik demi keluarga yang mereka bangun.

Nah gimana...tertarik ga untuk nyoba nikah....

Pembaca: kog nyoba...langsung aja?

Saya : iyah...maksudnya ituuh...

Pembaca: yuuks...

Saya: Lha....

Maaf kalo pembahasannya ga serius yah...tapi saya hanya mencoba untuk mengungkapkan sesuatu yang ada di otak saya...tapi yah hanya segini dan begini doang dapetnya...kalo kurang tolong diperbaiki kalo lebih yah tolong dikurangi...lho....he.


Maka...maka....apa keputusannya????


jangan menikah karena cinta, karena ketika cinta itu habis, maka apa lagi yang dipertahankan..
tapi menikahlah karena Allah,,karena cinta kita pada Allah adalah kekal…
Continue Reading...

Wanita Sungguh Istimewa.

Istimewanya wanita
Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini :

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
9. Dll.

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA ".

Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)?

Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu / wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak?

Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya?

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.


Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu : sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.

Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita .... kan?

Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan buatan mereka.

Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukumnya/peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.
Continue Reading...

Jumat, 20 Mei 2011

akhwat sejati.....

seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya, '' abi ceritakan pada ku tentang akhwat sejati?''
sang ayah pun menoleh dan kembali kemudian tersenyum. anakku...seorang akhwat sejati bukanlah
di lihat dari kecantikkan paras wajahnya,tetapi di lihat dari kecantikan hati yg ada di baliknya.

akhwat sejati....bikanlah di lihat dari bentuk tubuhnya,tetapi di lihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.

akhwat sejati.....bukan di lihat dari begitu banyaknya kebaikkan yg ia berikan, tetapi dari keikhlasan ia memberikan kebaikkan itu.

akhwat sejati.....bukan di lihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi di lihat dari apa yg sering mulutnya bicarakan.

akhwat sejati.....bukan di lihat dari keahliannya berbahasa, tetapi di lihat dari bagaimana caranya berbicara.

sang ayah diam sejenak sembari melihat ke arah putrinya. ''Lantas apalagi abi???'' sahut putrinya. ketahuilah putri ku.....

akhwat sejati.....bukanlah di lihat dari keberaniannya dlm berpakaian, tetapi di lihat sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.

akhawat sejati....bukanlah di lihat dari kekhawatiran di goda orang di jalan, tetapi di lihat dari kekhawatiran dirinyalah yg mengundang orang jadi tergoda.

akhwat sejati.....bukan di lihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yg ia jalani, tetapi di lihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dgn penuh rasa syukur.

dan ingatlah.....akhwat sejati bukan di lihat dari sifat supelnya dalam bergaul, tetapi di lihat sejauh mana ia menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.

akhwat sejati.....bukan di lihat dari besarnya jilbab yg dia pakai, tetapi dari besarnya semangat jihad dalam dirinya.

akhwat sejati.....bukan hanya di lihat dari tertutup rapat tubuhnya, tetapi ketulusan hatinya menutupi aib saudaranya.

akhwat sejati......bukan di lihat dari lembut suaranya, tetapi kelembutan hatinya yg mudah menangis melihat kezholiman.

akhwat sejati.....bukan hanya di lihat dari manis senyumnya, tetapi manis hati yg peduli pada mereka yg membutuhkan.

akhwat sejati.....bukan di lihat dari tunduk pandangannya, tetapi juga semangat menundukkan musuh2 Allah.

setelah itu sang anak kembali bertanya, ''siapakah yg dapat menjadi kriteria sprt itu,abi???''
sang ayah memberikan sebuah buku dan berkata,''pelajarilah mereka!''
sang anak pun mengambil buku itu dan terlihat sebuah tulisan'' ISTRI RASULULLAH'',(muslimah sholehah)


sudahkan kita menjadi bagian ikhwan dan akhwat sejati?????
mmmmmm.....menjadi bahan renungan pribadi...
Smoga semakin hari kita dapat menjadi ikhwan dan akhwat sejati yah teman2...a..min...IKHWAN DAN AKHWAT yang tentunya terbaik di mata Allah...sama2 saling mengingatkan yuk teman2..=)
Continue Reading...

IKHWAN DAN AKHWAT SEJATI

ikhwan sejati

seorang remaja pria bertanya kepada ibunya, ''ibu,ceritakan kepada ku tentang ikhwan sejati...!!'' sang ibu tersenyum dan menjawab....

ikhwan sejati.... bukanlah d lihat dari bahunya yg kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang di sekitarnya.

ikhwan sejati..... bukanlah di lihat dari suaranya yg lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.

ikhwan sejati.... bukanlah d lihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersaahabatnya pada generasi muda bangsa.

ikhwan sejati.... bukanlah di lihat dari bagaimana dia d hormati di tempat kerja, tetapi bagaimana dia di hormati di dalam rumah.

ikhwan sejati....bukanlah di lihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan.

ikhwan sejati....bikanlah di lihat dari dadanya yg bidang, tetapi dari hati yg ada di balik itu.

ikhwan sejati.....bukanlah di lihat dari banyknya akhwat yg memuja, tetapi komitmennya terhadap akhwat yg di cintainya.

ikhwan sejati....bukanlah di lihat dari jumlah barbel yg di bebankan, tetapi dari tabahanya dia menghadapi lika-liku kehidupan.

ikhwan sejati.....bukanlah di lihat dari kerasnya membaca al-qur'an, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yg dia baca.

setelah itu,sang remaja pria kembali bertanya.siapakah yg dapat memenuhi kriteria
sprt itu ibu?'' sang ibu memberinya buku dan berkata....pelajari tentang dia.
ia pun mengambil buku itu,"MUHAMMAD" judul buku yg tertulis d buku itu.
Continue Reading...
 

Blogroll

Total Tayangan Halaman

Jam

Inspirasi Anak Muda Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template